Sembalun Bergerak Cepat, Rapat Pembentukan Panitia STQ Kecamatan Digelar
Sembalun (KUA) — Dalam upaya mempersiapkan peserta menghadapi Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Kabupaten Lombok Timur, Kecamatan Sembalun menggelar rapat pembentukan panitia dan dewan hakim STQ tingkat kecamatan. Rapat tersebut dilaksanakan pada Selasa, 11 November 2025, bertempat di aula Kantor Camat Sembalun.
Rapat dibuka oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Kecamatan Sembalun, Bapak Burhanuddin. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sembalun, Babinsa, perwakilan Ramil, Baznas, perwakilan desa, KUA Sembalun, serta tokoh agama setempat. Turut hadir TGH. Muhayyan, Wakil Ketua Bidang Tahfidz LPTQ Kabupaten Lombok Timur.
Rapat ini dinilai penting karena jadwal pelaksanaan STQ tingkat kabupaten semakin dekat, yakni pada 23–28 November 2025. Sementara itu, STQ tingkat Kecamatan Sembalun direncanakan berlangsung pada 16–17 November 2025, sehingga waktu persiapan yang tersedia cukup terbatas.
Dalam sambutannya, Camat Sembalun menekankan pentingnya kedisiplinan waktu dalam penyelenggaraan kegiatan. Ia mengingatkan agar pelaksanaan STQ tahun ini menjadi bahan evaluasi dari kegiatan sebelumnya dan kekurangan yang ada dapat diperbaiki.
“Ini adalah acara tahunan kita, sekaligus evaluasi. Apa yang kurang dari tahun lalu, mari kita lengkapi. Biasa di sini ada istilah ‘jam karet’, nah, ini yang biasa jangan kita biasakan,” tegas Camat Sembalun.
Camat Sembalun tersebut baru dilantik pada 17 Oktober 2025. Sementara itu, Sekretaris Camat (Sekcam) dilantik pada 23 Oktober 2025.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Tahfidz LPTQ Kabupaten Lombok Timur, TGH. Muhayyan, menyampaikan bahwa dalam empat tahun terakhir, posisi Lombok Timur pada ajang serupa di tingkat provinsi selalu berada di atas peringkat tujuh. Karena itu, pelaksanaan STQ diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi.
Menurutnya, pimpinan pondok pesantren memiliki peran penting sebagai bagian dari upaya melahirkan qari dan hafiz yang berprestasi.
“Yang paling dasar untuk cikal bakal itu adalah para pimpinan pondok pesantren.”
Ia juga menegaskan bahwa STQ bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana untuk membangun karakter anak-anak, khususnya para santri pondok pesantren. Dengan potensi yang dimiliki, Sembalun dinilai memiliki peluang besar untuk meraih prestasi.
Dengan terbentuknya panitia dan dewan hakim, Kecamatan Sembalun berkomitmen untuk segera memulai persiapan teknis. Langkah ini diharapkan dapat mendukung kelancaran pelaksanaan STQ tingkat kecamatan sekaligus menghasilkan delegasi terbaik untuk berkompetisi di tingkat Kabupaten Lombok Timur.
Posting Komentar untuk "Sembalun Bergerak Cepat, Rapat Pembentukan Panitia STQ Kecamatan Digelar"